PT Argo Tama Karya

Cara Membuat Kartu Nama Yang Profesional

Di era yang serba digital seperti saat ini, ternyata peranan kartu nama masih termasuk penting. Kartu nama merupakan sebuah alat yang bisa digunakan untuk promosi atau memperkenalkan diri. Peranannya dapat dimaksimalkan dengan cara membuat kartu nama yang profesional sehingga membuat orang yang melihat kartu nama tersebut.

Memang betul bahwa kecanggihan tehnologi yang ada saat ini telah membuat orang lebih mengurangi komunikasi yang menggunakan kertas. Data diri dapat dibuat dalam bentuk profil linkdn, sosial media ataupun situs pribadi. Akan tetapi tidak semua orang yang mau melihat profil digital kita walaupun telah diberikan alamatnya. Oleh karena itu kartu nama masih memberikan sebuah peran dalam komunikasi di era serba digital saat ini.

Apa Itu Kartu Nama?

Sesuai dengan namanya, yang dinamakan kartu nama adalah sebuah kartu yang digunakan untuk menunjukkan identitas seseorang. Biasanya di dalam kartu ini terdapat beberapa informasi penting tentang orang yang memilikinya, seperti nama, pekerjaan, perusahaan tempat bekerja dan nomor handphone yang bisa dihubungi. Ada juga yang menambahkan foto atau logo di dalamnya agar terlihat lebih menarik.

Ukuran Kartu Nama

Karena bentuknya merupakan sebuah kartu, maka dalam membuat sebuah kartu nama kita tidak boleh membuatnya terlalu besar. Di Indonesia, ukuran standar dari sebuah kartu nama biasanya 90 x 55 mm. Walau begitu ada juga yang membuatnya dengan ukuran lain, yang penting ukurannya tidak jauh berbeda dari ukuran standar tersebut.

Di setiap negara memiliki ukuran standar untuk kartu nama tersendiri, berikut ini adalah beberapa ukuran kartu nama yang menjadi standar di suatu negara.

  1. 90 x 55 mm
    Ukuran ini menjadi ukuran standar di banyak negara, termasuk di dalamnya negara kita. Selain Indonesia, negara yang menggunakan ukuran standar ini diantaranya adalah Denmark, Norwegia, Swedia, Taiwan, Colombia, India, Vietnam, Selandia Baru dan Australia.
  2. 89 x 51 mm
    Negara yang biasanya membuat kartu nama dengan ukuran standar ini diantaranya adalah negara Amerika, Canada, Meksiko dan Belanda.
  3. 85 x 55 mm
    Ukuran ini menjadi standar kartu nama di Inggris, Spanyol dan Italia.
  4. 91 x 55 mm
    Merupakan ukuran standar di negara jepang, di Indonesia juga ada beberapa orang yang membuat kartu nama dengan ukuran ini.
  5. 90 x 54 mm
    Ukuran ini menjadi standar di negara Cina, Hongkong, Taiwan, Singapura dan Malaysia.
  6. 90 x 50 mm
    Negara eropa timur dan bekas pecahan Uni Soviet seperti Rusia, Ukraina, Hungaria dan Republik Ceko menggunakan ukuran standar ini.

Itu tadi adalah beberapa ukuran standar kartu nama yang ada di beberapa negara di Dunia. Anda bisa membuat ukuran yang bervariasi, yang perlu diperhatikan adalah tidak terlalu besar ataupun kecil.

Unsur Wajib Dalam Kartu Nama

Selain harus memperhatikan masalah ukurannya, sebuah kartu nama harus berisi informasi penting sehingga penggunaan kartu nama sesuai dengan fungsinya. Jangan sampai di dalam kartu nama yang ada buat, anda lupa mencantumkan unsur-unsur wajib berikut ini. Hal itu dikarenakan, jika sampai terlupakan makan fungsi dari kartu nama menjadi tidak maksimal.

Nama

Unsur wajib pertama yang harus anda cantumkan adalah nama. Nama yang dicantukmkan ini bisa nama anda ataupun nama perusahaan, tergantung dari informasi apa yang ingin anda cantumkan. Bisa juga anda mencantumkan nama anda berserta perusahaan tempat anda bekerja. Nama merupakan hal pertama yang dibaca seseorang yang menerima kartu nama, ia akan melihat siapa atau dari perusahaan apa orang yang memberinya kartu nama.

Karena pentingnya mencantumkan nama ini, maka biasanya informasi ini akan ditulis paling besar dan dibuat paling mencolok. Jika seseorang bekerja di sebuah pekerjaan, biasanya dibawah nama orang yang bersangkutan akan dicantumkan juga jabatannya di sebuah perusahaan tersebut. Misalnya saja namanya Muthi Muftihah, kemudian dibawahnya dituliskan jabatannya sebagai Direktur Utama CV Mitra Jaya.

Informasi Kontak

Menulis informasi kontak yang bisa dihubungi juga jangan sampai anda lupakan. Menuliskan informasi ini bertujuan orang yang menerima kartu nama dapat menghubungi anda ketika ia sedang membutuhkan anda. Oleh sebab itu, jangan sampai anda lupa memasukkan kontak di dalam kartu nama yang dibuat. Sangat tidak lucu kalau kamu memberti kartu nama yang tidak ada informasi kontak didalamnya.

Biasanya orang akan mencantumkan nomor handphone atau alamat email yang bisa dihubungi sebagai informasi kontaknya. Pokoknya silahkan anda tuliskan saja kontak apa yang menurut anda bisa memudahkan orang lain menghubungi anda. Selain itu janga lupa untuk menuliskan kontak yang masih aktif dan sering dibuka, jangan sampai anda menuliskan email di kartu nama yang anda buat tetapi emailnya dibukanya cuman setahun sekali.

Alamat

Penlisan alamat ini juga tidak kalah penting di dalam kartu nama. Keberadaan alamat ini akan memudahkan seseorang untuk mencari keberadaan sang pemberi kartu nama. Biasanya alamat yang dituliskan merupakan alamat kantor, karena tentu anda tidak ingin diganggu ketika sedang beristirahat dirumah tetapi tiba-tiba ada orang yang mencari anda. Alamat yang anda tuliskan harus jelas ya, jangan lupa menuliskan nama jalan, nomor rumah/gedung, kecamatan, kota dan kode posnya.

Selain menuliskan alamat fisik anda, banyak juga yang menuliskan alamat digital (website) di dalam kartu namanya. Jika anda atau perusahaan anda mempunyai alamat website yang menurut anda penting untuk dikunjungi maka sebaiknya dicantumkan juga ya.

Jenis Kertas Untuk Cara Membuat Kartu Nama

Pemilihan jenis kertas untuk membuat kartu nama juga merupakan suatu hal penting anda perhatikan dengan benar. Percuma jika desain sebuah kartu nama bagus tetapi bahan yang digunakan murahan dan gampang sobek. Biasanya pemilihan kertas yang digunakan adalah yang memiliki tampilan mengkilap (glossy), fleksibel dan kuat. Penggunaan kertas yang terlalu keras dan tebal dianggap kurang baik, karena selain akan memakan tempat juga menjadi kurang elegan.

Beberapa jenis bahan yang bisa anda pilih untuk cara membuat kartu nama diantaranya adalah :

  1. Art Paper
    Jenis kertas ini memiliki permukaan yang licin dan mengkilap glossy. Ada beberapa pilihan ketebalan yang bisa anda pilih, hanya saja saya sarankan jangan terlalu tebal. Kertas dengan ketebalan 85 atau 100 gr saya rasa merupakan pilihan paling tepat.
    Keunggulan dari jenis kertas ini ialah pada permukaannya dilapisi (coated) yang membuatnya tidak mudah menyerap cairan. Oleh karena itu ia relatif tahan, apabila kartu nama yang dibuat dengan kertas ini kena tetes air.
  2. Blues White
    Jenis kertas yang biasa disebut BW ini merupakan jenis kertas yang halus namun tidak diberi sebuah lapisan seperti art paper sehingga tidak mengkilap. Jenis kertas ini mirip dengan kertas manila, tidak mengkilat, kaku dan dapat hanya bisa dicetak satu sisi.
  3. Linen Jepang
    Walaupun namanya ada embel-embel Jepang, sebenarnya linen jepang merupakan kertas lokal. Jenis kertas ini biasanya digunakan untuk membuat piagam, berwarna putih dengan tekstur bergaris. Cara Membuat Kartu Nama dengan bahan ini akan memberikan sebuah kesan eksklusif sehingga cocok untuk kartu nama sebuah perusahaan.

Jika anda belum menentukan percetakan mana yang dijadikan tempat membuat kartu nama ini, anda bisa memilih jasa yang kami berikan. Kami akan berusaha membuat kartu nama terbaik sesuai dengan kebutuhan anda dengan harga yang relatif lebih murah.