PT Argo Tama Karya

Cara Pengoperasian Mesin Offset

Setelah mengetahui lebih jauh tentang mesin offset, berbagai kelebihannya sampai dengan komponen-komponen mesin offset printing atau mesin cetak offset ini. Lebih baik jika anda mengetahui bagaimana cara pengoperasian mesin offset. Memang tidak mudah dan tidak sulit tetapi ada baiknya anda benar-benar paham bagaimana cara mengoperasikan mesin offset, Yuk disimak baik-baik.

Cara Pengoperasian Mesin Offset

Segala hal perlu dipelajari termasuk cara mencetak desain dengan mesin offset. Berikut kami jelaskan bagaimana mengoperasikan mesin offset dengan benar.

1. Menyiapkan Komponen Mesin
Langkah pertama adalah dengan menyiapkan seluruh komponen mesin seperti unit pemasukan, pembasahan, penintaan, percetakan dan unit pengeluaran. Selain itu pada tahap awal ini anda dipastikan telah membuat format desain atau gambar yang akan dicetak. Biasanya format desain ini menggunakan program desain seperti Corel Draw, Adobe Ilustrator atau bahkan Adobe Photoshop.

2. Menyiapkan Kertas Cetak
Langkah kedua adalah dengan menyiapkan kertas cetak kemudain menempatkan kertas cetak tersebut pada meja penumpuk di unit pemasukan. Kertas tersebut di posisikan di kiri dan kanan stel, lalu posisi kertas berada di tengah meja penumpuk kertas.

3. Menyetel Komponen Lain
Selanjutnya adalah menyetel komponen-komponen seperti balok penahan kertas, sikat pemisah kertas, plat, staple tester atau kaki penginjak kertas. Semua komponen tersebut disetel sesuai dengan posisi kertas pada meja di unit pemasukan.

4. Menyetel Double Sheet Detector
Langkah selanjutnya adalah dengan menyetel double sheet detector. Caranya dengan mengatur jarak antara 2 roda kemudian disesuaikan dengan kertas yang akan dicetak.

5. Setel Penepat Depan dan Samping
Selanjutnya dengan menyetel ban hantar kertas, bilah penahan kertas, roda sikat dan roda karet di meja aparat setelah itu melakukan percobaan transportasi kertas.

6. Menyiapkan Tinta Cetak
Step selanjutnya adalah dengan menyiapkan tinta cetak lalu memasukan tinta tersebut kedalam bak tinta di unit penintaan. Setelah tinta dimasukan kedalam bak tinta, tinta tersebut di ratakan dengan rol-rol dengan cara menjalankan mesin.

7. Menjalankan Mesin di Unit Pembasahan
Sebelum mesin dijalankan di unit pembasahan dipastikan skala perputaran rol bak tinta sudah sesuai dengan kebutuhan tinta tersebut. Selain itu pisau di bak tinta sudah di stel sesuai dengan kebutuhan.

8. Mengaktifkan Unit Penintaan
Selanjutnya adalah dengan mengaktifkan unit penintaan, gunanya agar terjadi kontak antara rol plat tinta dan juga plat pada silinder plat.

9. Menyalakan Kompresor Mesin
Mengaktifkan kompresor mesin atau aparat pada unit pemasukan untuk transportasi kertas. Kemudian amati kertas tersebut pada saat berhenti di penepat samping dan juga penepat depan mesin tersebut.

10. Melakukan Percobaan
Melakukan percobaan mencetak sangat penting untuk melihat hasil nya apakah maksimal atau tidak. Caranya dengan memancing cetakan pertama dengan kertas untuk cetak coba dengan 1 kertas bahan.

11. Menganalisa Hasil Cetak Percobaan
Setelah melakukan percobaan cetak sebaiknya anda menganalisa hasil tersebut, kemudian anda amati apakah anda harus melakukan perubahan dalam menyetel komponen atau yang lainnya. Setelah hasil coba berhasil biasanya anda akan langsung mencetak dengan kertas asli yang anda butuhkan.

Nah itulah cara menjalankan atau mengoperasikan mesin offset, sangat menarik kan? Bagi anda yang melakukan bisnis dalam dunia percetakan mesin ini sangat recomended.  Karena mesin ini dapat mencetak dalam jumlah banyak dan dapat menghemat biaya. Ditambah lagi pada saat ini bisnis di dunia cetak memiliki peluang yang sangat baik dan juga memiliki prospek yang sangat menjanjikan.

 

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *